Cara Mengubah Pola Pikir Agar Positif

Pola Pikir

Kita tahu bahwa orang sukses rata-rata mempunyai pola pikir yang berbeda dengan yang lainnya. Jika orang lain mempunyai pola pikir karyawan, yang dimana mereka berpikir harus kerja seumur hidupnya, Namun orang sukses berpikir bisa menjadi bos bagi bisnis/ perusahaannya sendiri. Ingat! Sukses itu tidak memandang apa latar belakang, darimana asalnya, namun dari kemauan dan kegigihannya. Ini semua disebut dengan Mindset.

Arti Mindset sendiri adalah sebuah pola pikir atau kebiasaan berpikir. Nah dari kebiasaan berpikir inilah akan membentuk sebuah pola, dimana pola ini masuk ke alam bawah sadar dan mempengaruhi Action seseorang.

Pola Pikir yang Positif

Carol Dwek, Profesor Psikologi Lewis dan Virginia Eaton di Universitas Stanford. Dweck dikenal karena karyanya tentang sifat psikologis pola pikir pertumbuhan. Dia lulus dari Barnard College pada tahun 1967 dan meraih gelar PhD dari Universitas Yale pada tahun 1972. Ia mengkatagorikan ada dua tipe orang ditinjau dari cara orang berpikir, yaitu growth mindset dan fixed mindset.

1. Growth mindset
Growth Mindset merupakan tipikal orang yang tidak mudah menyerah. Mereka yang berada dalam katagori ini condong berpikir positif tentang kemampuan mereka dan mampu memperbaiki diri dengan melihat sisi kelemahannya dalam segala hal. Kebanyakan orang dengan cara berpikir growth mindset percaya bahwa kemampuan seseorang itu adalah dinamis dan bisa diperbaiki dengan usaha yang baik. Sebagai contoh, mereka yang tergolong dalam growth mindset ketika mengalamj kegagalan akan kembali mencoba dan belajar dari kesalahan atas kegagalannya. Motivasi mereka akan muncul karena tingkat kepercayaan akan kemampuan mereka selalu mengarah ke sisi positif.

2. Fixed Mindset
fixed mindset Fixed Mindset adalah tipikal orang yang gampang menyerah dan condong menyalahkan kelemahan dalam diri mereka. Orang-orang seperti ini selalu melihat sisi negatif dalam diri mereka dan menganggap kegagalan sebagai akhir dari segalanya. Mereka yang tergolong dalam fixed mindset condong berpikir negatif jika mengalami kegagalan dalam segala hal dan mudah putus asa tanpa mau mencoba kembali serta menyalahkan takdir. Mereka menganggap kegagalan adalah akhir dari segalanya dan tidak bisa diperbaiki karena bagi mereka kemampuan seseorang selalu statis dan tidak bisa dirubah. Disini kita bisa tau bahwa ciri-ciri orang sukses itu bisa dilihat dari pola pikirnya, mereka selalu berpikir positif, tidak mudah menyerah, mau merubah kehidupannya menjadi lebih baik, bukan menjadi bayangan hitam putih, tetapi menjadi warna bagi kehidupannya sendiri maupun orang lain.

Cara Mengubah Pola Pikir Agar Positif

Dalam mengubah pola pikir/ mindset supaya positif, ada beberapa hal yang bisa anda pelajari, diantaranya :

1. Pelajarilah pikiran-pikiran negatif Anda. Para praktisi terapi perilaku kognitif percaya bahwa kita memiliki kemampuan untuk mengubah perilaku kita dengan mengubah cara pikir kita. Pikiran merupakan katalis yang menuntun kita kepada tingkah laku. Langkah pertama untuk mengendalikan pikiran adalah kesadaran.

2. Buat jurnal untuk mencatat perkembangan pikiran Anda. Jika Anda kesulitan mengidentifikasi pikiran-pikiran negatif Anda, coba untuk menuliskannya ke dalam jurnal. Dalam jurnal ini, jelaskan bagaimana Anda memandang beberapa hal berbeda: diri Anda, perkembangan Anda di sekolah, orang tua Anda, politik, lingkungan, dan sebagainya. Ini akan memaksa Anda untuk memperhatikan suara yang penting di dalam benak Anda dan mendengarkannya. Luangkan beberapa menit setiap hari untuk mengingat kapan Anda memikirkan hal negatif.

3. Coba bungkamlah kritikan orang lain di dalam diri dan fokuskan pikiran pada hal positif. Saat Anda mendengar suara di dalam kepala Anda mengatakan sesuatu yang negatif, cobalah untuk berhenti sejenak dan menggantikan pikiran negatif itu dengan sesuatu yang positif. Contohnya, jika benak Anda terus berkata bagaimana Anda membenci kepala sekolah Anda, Anda bisa berkata, “Pekerjaannya tidak mudah dan dia berusaha sebaik mungkin.”

4. Membuat jurnal yang berisikan rasa bersyukur kepada Tuhan. Catat kejadian-kejadian dalam hidup Anda yang Anda syukuri. Ekspresikan perasaan ini dalam jurnal, surat, atau bentuk tulisan lainnya. Tulis beberapa hal yang membuat Anda bersyukur. Coba untuk menulis dalam jurnal ini beberapa kali seminggu. Riset menunjukkan bahwa jurnal rasa syukur itu lebih efektif saat diisi dengan beberapa kejadian yang dijabarkan secara mendalam, alih-alih dalam jumlah banyak tetapi tidak mendalam. Luangkan beberapa menit untuk mengenang kembali dan bersyukur dengan adanya momen-momen yang Anda tuliskan ini. Jurnal rasa syukur bisa membantu Anda mengingat hal-hal positif dalam hidup.

5. Coba latihlah diri Anda untuk membayangkan hal dengan se-positif mungkin.
Coba bayangkan diri Anda dalam keadaan lebih sukses dan bayangkan situasi ini dengan sedetail mungkin. Singkirkan jauh-jauh pikiran seperti “Aku pasti tidak bisa melakukannya.” Alih-alih, cobalah untuk berfokus pada bagaimana Anda bisa mengerjakan sesuatu dengan baik: “Aku bisa menyelesaikan proyek ini. Aku tidak akan meminta banyak bantuan dan sanggup menyelesaikannya dengan baik.”

Saat Anda berjuang untuk percaya diri dengan aktivitas dan sudut pandang Anda, kemungkinan untuk mencapai tujuan Anda pun menjadi semakin besar.

Semoga bermanfaat untuk Anda

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Tips Strategi Marketing di dunia Digital Marketing