10 Tips Strategi Marketing di dunia Digital Marketing

Strategi Marketing

Membangun strategi marketing merupakan sebuah hal penting dalam dunia digital marketing, Jika strategi pemasaran benar dan bagus, maka pesan yang ada didalamnya akan dapat sampai ke pelanggan dengan baik, yakni untuk menarik pelanggan agar mau membeli dan setia pada produk mereka.
Strategi pemasaran adalah logika pemasaran, dan berdasarkan itu, unit bisnis diharapkan untuk mencapai sasaran-sasaran pemasarannya. Strategi pemasaran terdiri dari pengambilan keputusan tentang biaya pemasaran dari perusahaan, bauran pemasaran, dan alokasi pemasaran. Strategi pemasaran dapat dinyatakan sebagai dasar tindakan yang mengarah pada kegiatan atau usaha pemasaran, dari suatu perusahaan, dalam kondisi persaingan dan lingkungan yang selalu berubah agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan.

Strategi Marketing bagi Bisnis Baru

Ketika tiba waktunya untuk menjalankan dan memasarkan bisnis baru, tentu akan ada banyak hal yang harus dilakukan. Mulai dari pembuatan logo, strategi bisnis, konten yang menarik, dan beberapa hal lain yang dibutuhkan saat berbisnis.
Jangan sampai kesan pertama sudah meninggalkan sesuatu yang buruk. Jika itu terjadi, rasanya sulit usaha tersebut bisa bertahan hingga tiga bulan pertama. Pasalnya, kesuksesan maupun kegagalan sebuah bisnis kecil itu tergantung pada rekomendasi dari mulut ke mulut. Niat baik konsumen potensial yang ingin mencoba toko, barang, atau restoran baru malah bisa hilang hanya beberapa hari setelah dibuka.

10 Tips Strategi Marketing di dunia Digital Marketing

1. Fokus Pada SolusiMulailah mencari solusi. Bukan berfokus pada masalah.
Ketika produk Anda bisa memecahkan solusi, maka produk Anda layak jual.
Karena Produk dan jasa yang memiliki permintaan tinggi akan mendapat perhatian pertama dan lebih sering.
2. Bertujuan pada target pasar
Target pasar ialah sebuah kelompok konsumen yang menjadi sasaran pendekatan perusahaan agar mau membeli produk yang di pasarkannya. Setiap produk pasti memiliki target pasarnya masing-masing. Contoh Anda menjual hijab, maka target pasarnya perempuan dan beragama islam.
3. Ketahui Apa Yang Anda Inginkan (dan Siapkan Goal Anda)
Tentukan dulu Misi Perusahaan Anda lalu Tentukan dan Ukur Indikator Performa Kunci Anda:
Indikator Performa Kunci, atau sering disebut dengan KPI (Key Performance Indicator), adalah sebuah nilai yang dapat diukur, dan dipakai untuk menunjukkan seberapa efektif sebuah perusahaan dalam mencapai obyektif utamanya.
  • Tetapkan secara spesifik KPI Anda dengan cara menentukan angka-angka yang ingin Anda capai. Ingatlah Anda harus merasa bertanggung jawab untuk meraih angka tersebut.
  • Tetapkan KPI secara realistis, dengan cara menganalisis terlebih dahulu usaha pemasaran digital yang pernah Anda lakukan. Dengan demikian, Anda akan mengincar kenaikan positif dari hasil saat ini, tanpa menginginkan hasil yang muluk-muluk.
  • Identifikasikan metode yang dapat membantu Anda dalam menentukan KPI Anda. Misalnya: akankah Anda menggunakan Google Analytics untuk menghitung konversi, dan tool analisis tren media sosial untuk mengukur tingkat keterlibatan pengguna? Atau, akankah Anda memakai tool lain seperti Buzzsumo untuk mengkaji kesuksesan pemasaran melalui konten?
  • Berikut adalah template KPI yang bisa Anda gunakan: (goal Anda, misalnya “meningkatkan traffic”) sebesar (angka)% dalam jangka waktu (angka) bulan. Contohnya: “Meningkatkan traffic sebesar 25% dalam jangka waktu 6 bulan”.
  • Dalam menentukan KPI Anda, Anda perlu menentukan metrik-metrik yang penting dalam bisnis Anda.
4. Ingatlah Pada Siapa Anda Berbicara (dan Gunakanlah Bahasa Mereka)
Anda tentu sudah mengetahui siapa audiens Anda (dan kami berharap demikian adanya), tapi salah satu hal yang paling sering digital marketer lupakan adalah orang-orang pada siapa pemasaran tersebut ditujukan. Hal ini sering terjadi akibat kesibukan dalam menentukan KPI, budjet, dan pemilihan channel.
Contoh, jika anak muda gaya bahasanya lu, guwe, Anda, dsb,
5. Identifikasikan Cara-cara Anda (dan Jangan Lampaui Anggaran Anda)
Ada tiga hal penting dalam mengidentifikasikan cara-cara Anda: budget Anda, channel digital Anda, dan tim Anda. Sangatlah penting untuk mencatat semua sumber daya yang Anda punya sebelum memutuskan apa saja yang Anda butuhkan untuk periode berikutnya.
Misalnya, inilah saat yang tepat untuk menciptakan dan mengaudit channel-channel digital Anda yang sekarang. Saatnya pula untuk memutuskan apakah Anda akan meng-outsource seksi-seksi spesifik dari pemasaran digital Anda, atau apakah Anda butuh meng-hire pegawai baru atau tidak.
6. Rancanglah Strategi Anda (dan Jangan Ikuti)
Menciptakan strategi dan jangan ikuti? Maksudnya apa?’ Sebelum digital marketer paling terorganisir sempat panik, mari kami jelaskan… Rencana Anda tidak akan pernah sempurna, karena akan ada asumsi-asumsi Anda yang terbukti tidak tepat.
Meskipun Anda telah sangat teliti dalam merancang konstruksi rencana Anda berdasarkan analisis dan asumsi yang berdasar, Anda tetap tidak bisa memprediksi bagaimana pelanggan Anda akan bereaksi. Inilah sebabnya esensial bagi Anda untuk mengukur dan memonitor secara terus menerus performa strategi Anda, dan mengubahnya jika perlu.
7. Menguntungkan bagi Calon Pelanggan
Di setiap produk atau jasa yang anda tawarkan, ketika orang bertanya “Apa untungnya saya jika membeli produk Anda?”.
Mungkin anda akan menjawab semua fitur yang ada pada produk tersebut, tetapi 1 keunggulan pada Produk Anda akan ada sesuatu yang semua pengunjung inginkan
8. Optimalisasi Mesin Pencari (SEO)
Optimisasi mesin pencari, atau SEO, adalah salah satu cara paling efektif untuk menjangkau khalayak target calon pelanggan. Peringkat situs kita di hasil penelusuran (Google) untuk kata kunci tertentu akan membantu calon pelanggan menemukan produk kita ketika mereka mencari informasi.
75% orang tidak melewati halaman pertama hasil pencariannya, saat mereka menggunakan mesin pencari seperti Google. SEO berperan penting bagi situs web kita muncul di halaman pertama sehingga menaikkan traffic ke website kita dan meningkatkan hasil penjualan.
9. Pemasaran Dengan Konten
Istilah content marketing, konten marketing, dan pemasaran konten belakangan ini sering diucapkan terutama dalam konteks digital marketing.
Katanya, content marketing merupakan model pemasaran digital terbaik saat ini.
Pemasaran dengan konten adalah strategi efektif untuk menghasilkan viral. Tidak hanya meningkatkan traffic lebih banyak pengunjung, namun juga memberi kita kesempatan untuk meningkatkan visibilitas online.
Ketika kebanyakan orang mendengar istilah “pemasaran konten,” mereka memikirkan blogging dan walaupun blogging adalah pilihan terbaik, ada banyak format lain, termasuk artikel bentuk panjang, video, infografis, dan panduan online.
Memberikan informasi berharga berarti kita menggunakan pemasaran konten. Konten harus memberikan nilai ke pengguna atau calon pelanggan.
10. Email Marketing
Email marketing merupakan sebuah jenis pemasaran langsung dengan cara pengumpulan alamat email dan pemasaran produk atau jasa kepada kumpulan alamat email tadi. Kedengarannya memang sederhana, namun fungsinya lebih dari sekedar memasarkan produk atau jasa.
Anda bisa menginformasikan, mengedukasi, dan lainnya lewat email marketing.
 Semoga bermanfaat untuk Anda dan membantu bisnis Anda …

Sumber : billionairecoach.co.id



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengubah Pola Pikir Agar Positif